Search Lyric

Showing posts with label Tulus. Show all posts
Showing posts with label Tulus. Show all posts

Friday, September 30, 2016

Monokrom - Tulus

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi 
Warna bajumu kala itu
Kali pertama di hidupku
Manusia lain memelukku

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi 
Wangi rumah di sore itu
Kue coklat balon warna warni
Pesta hari ulang tahunku

Dimanapun kalian berada
Ku kirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku 
Dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku

Lembaran foto hitam putih
Kembali teringat malam
Ku hitung-hitung bintang
Saat mataku sulit tidur
Suaramu buat ku lelap

Dimanapun kalian berada
Ku kirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku 
Dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku

Kita tak pernah tahu
Berapa lama kita diberi waktu
Jika aku pergi lebih dulu
Jangan lupakan aku
Ini lagu untukmu
Ungkapan terima kasihku

Lambang monokrom hitam putih
Aku coba ingat warna demi warna di hidupku
Tak akan ku mengenal cinta
Bila bukan karna hati baikmu

Lekas - Tulus

Saat larut dalam sedih
tak berhenti putari bumi
saat gentar hela nafas
tak berhenti cepatkan laju masa

(lekas) hentikan tangismu
(lekas) berbinar matamu
(lekas) waktumu sangat terbatas

(lekas) hentikan tangismu
(lekas) hargai nafasmu
(lekas) waktumu sangat terbatas

Yang dicinta datang pergi
tak terhindari tekanan hati
lirih ajarkan kau bahagia
waktu-waktu kian terasa berharga

(lekas) hentikan tangismu (lekas) berbinar matamu
(lekas) waktumu sangat terbatas
(lekas) hentikan tangismu (lekas) hargai nafasmu
(lekas) waktumu sangat terbatas

Waktu enggan menunggumu
dunia terlalu ramai untuk manjakanmu
enyahlah semua sedihmu untuk terus terus tersenyum

(lekas) hentikan tangismu (lekas) berbinar matamu
(lekas) waktumu sangat terbatas
(lekas) hentikan tangismu (lekas) hargai nafasmu
(lekas) waktumu sangat terbatas

Lekas, lekas, lekas

(lekas) hentikan tangismu (lekas) hargai nafasmu
(lekas) waktumu sangat terbatas

Mahakarya - Tulus

Bapak pernah berkata
Saat jiwa terpisah dari raga
Dia kan terbang menghinggapi
Karya terbaik kita

Ibu pernah berkata
Jangan bergantung pada peruntungan
Senang dan tidak senang hidupmu
Tergantung kerja kerasmu

Beri hati pada setiap kerja kerasmu
Karya-karyamu
Beri hati pada setiap kerja kerasmu
Karya-karyamu

Beri hati pada setiap kerja kerasmu
Karya-karyamu
Beri hati pada setiap kerja kerasmu
Karya-karyamu

Aku bisa rasakan
Dia bisa rasakan
Semua bisa rasakan

Biarkan hati terus bicara
Mungkin kali ini
Mungkin kali ini
Mungkin kali ini
Lahirlah mahakaryamu

Langit Abu-abu - Tulus

Tak mungkin secepat itu
Kaupun lupa air mata sedihmu kala itu
Mengungkapkan semua kekurangannya
Semua dariku yang tak dia punya

Daya pikat yang memang engkau punya
Sungguh-sungguh ingin aku lindungi
Dan setelah luka-luka mu reda
Kau lupa aku juga punya rasa

Lalu kau pergi kembali dengannya
Aku pernah menyentuhmu apa kau malu

Di bawah basah langit abu-abu
Kau dimana
Di lengannya malam menuju minggu
Kau dimana

Kala dering masih ada namamu
Beberapa pesan singkat untukku
Entah apa maksudmu yang kutahu
Sayangimu aku telah keliru

Ayo tulis di buku harianmu
Kelak jelaskan bila engkau punya waktu

Di bawah basah langit abu-abu
Kau dimana
Di lengannya malam menuju minggu
Kau dimana

Bertemukah kau dengan sang buas
Benar senangkah rasa hatimu
Bertemukah kau dengan sang buas
Benar senangkah rasa hatimu

Di bawah basah langit abu-abu
Kau dimana
Di lengannya malam menuju minggu
Kau dimana

Di bawah basah langit abu-abu
Kau dimana
Di lengannya malam menuju minggu
Kau dimana
Kau dimana

Cahaya - Tulus

Ratusan hari ku mengenalmu
Ratusan alasan kamu berharga
Ratusan hari ku bersamamu
Ratusan alasan kamu cahaya

Semampuku kau akrab dengan senyum dan tawa
Semampuku tak lagi perlu kau takut cinta

Bila aku pegang kendali penuh pada cahaya
Aku pastikan jalanmu terang
Bila aku pegang kendali penuh pada cahaya
Aku pastikan jalanmu terang

Tak mudah lagi sendu mengganggu
Kau tahu cara buatku tertawa
Tak mudah kusut dalam kemelut
Kau tahu cara mengurai semua

Bila aku pegang kendali penuh pada cahaya
Aku pastikan jalanmu terang
Bila aku pegang kendali penuh pada cahaya
Aku pastikan jalanmu terang

Duhai cahaya terima aku
Aku ingin kau lihat yang kau punya
Aku ingin kau kembali bisa
Percaya pada diri dan mampumu

Tergila-gila - Tulus

Hari ini kau mesra
Esok lusa kau dingin
Kau buat ku penasaran

Bisa hilang seminggu
Lalu terus di sisiku
Kau buat ku penasaran

Lihat wajamu yang sendu itu
Yang paling kau andalkan

Kau menang menangkan hatiku
Kau buat ku tergila-gila
Kau pintar buat aku rindu
Kau buat ku tergila-gila sayangku

Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik
Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik

Ku tahu kau ingin bertemu
Tapi berlagak tak mau
Kau ahlinya permainan

Lihat wajamu yang sendu itu
Yang paling kau andalkan

Ooo Kau menang menangkan hatiku
Kau buat ku tergila-gila
Kau pintar buat aku rindu
Kau buat ku tergila-gila sayangku yeee eee

Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik
Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik

Ku tahu kau ingin bertemu
Tapi berlagak tak mau
Kau ahlinya permainan

Kau menang menangkan hatiku
Kau buat ku tergila-gila
Kau pintar buat aku rindu
Kau buat ku tergila-gila sayangku uuu uuu

Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik
Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik

Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik
Ini bukan yang pertama
Tapi ini paling menarik

Hari ini kau mesra
Esok lusa kau dingin
Kau buat ku penasaran

Tukar Jiwa - Tulus

Aku kehabisan cara tuk jelaskan padamu
Mengapa sulit tuk lupakanmu
Aku kehabisan cara tuk gambarkan padamu
Kau dimata dan di pandanganku

Coba sehari saja 
Satu hari saja
Kau jadi diriku
Kau akan mengerti
Kau akan mengerti bagaimana ku melihatmu
Mengagumimu menyayangimu
Dari sudut pandangku
Dari sudut pandangku

Aku kehabisan cara tuk gambarkan padamu
Kau dimata dan di pandanganku

Seandainya satu hari bertukar jiwa
Kau akan mengerti dan berhenti
Bertanya tanya

Coba sehari saja 
Satu hari saja
Kau jadi diriku
Kau akan mengerti
Kau akan mengerti bagaimana ku melihatmu

Coba sehari saja 
Satu hari saja
Kau jadi diriku
Kau akan mengerti
Kau akan mengerti bagaimana ku melihatmu
Mengagumimu menyayangimu
Mengagumimu menyayangimu
Dari sudut pandangku
Dari sudut pandangku
Dari sudut pandangku
Dari sudut pandangku

Thursday, September 29, 2016

Ruang Sendiri - Tulus

Beri aku kesempatan tuk bisa merindukanmu
Jangan datang terus
Beri juga aku ruang bebas dan sendiri
Jangan ada terus
Aku butuh tahu seberapa kubutuhkanmu
Percayalah rindu itu baik untuk kita

Pergi melihatku menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Baik buruk perubahanku tak akan kau sadari
Kita berevolusi
Bila kita ingin tahu seberapa besar rasa yang kita punya 
Kita butuh ruang

Pergi melihatku menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Kita tetap butuh ruang sendiri sendiri
Untuk tetap menghargai oh rasanya sepi

Pergi melihatku menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi

Pergi melihatku menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Pamit - Tulus

Tubuh saling bersandar
Ke arah mata angin berbeda
Kau menunggu datangnya malam
Saat kumenanti fajar

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu 

Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu 

Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu

Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu

Manusia Kuat - Tulus

Kau bisa Patahkan kakiku
Tapi tidak Mimpi-mimpiku
Kau bisa Lumpuhkan tanganku
Tapi tidak Mimpi-mimpiku

Kau bisa Merebut senyumku
Tapi sungguh Tak akan lama
Kau bisa Merobek hatiku
Tapi aku tahu obatnya

Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita
Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita

Kau bisa Hitamkan putihku
Kau takkan gelapkan apapun
Kau bisa Runtuhkan jalanku
Kan ku temukan jalan yang lain

Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita
Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita

Bila bukan KehendakNya uhuuu
Tidak satupun, akan dapat bahagia

Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita
Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita

Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita
Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita

Kau bisa Patahkan kakiku
Patah tangan Rebut senyumku
Hitamkan Putihnya hatiku
Tapi tidak mimpi-mimpiku

Jangan Cintai Aku Apa Adanya - Tulus

Tak sulit mendapakanmu
Karna sejak lama kaupun mengincarku
Tak perlu lama-lama

Tak perlu banyak tenaga
Ini terasa mudahh
Kau terima semua kurangku

Kau tak pernah marah bila ku salah
Kau selalu memuji apapun hasil tanganku
Yang tidak jarang payah

Jangan cintai aku
apa adanya
jangaaaaan

Tuntutlah sesuatu
biar kita jalan kedepan
aku dimana jadi petamu

Aku ingin jadi jagoanmu
aku ingin jadi jagoanmu

Satu Hari Di Bulan Juni - Tulus

Kita tak perlu terlalu banyak uang
Kita bahagia meski tak kemana-mana
Kamu cantik (cantik) meski tanpa bedak (tanpa bedak)
Rasakan ini senang di dadaku memilikimu (memilikimu)

Peluk aku, merdu ku dengar debar jantungmu
Oh tenang sayang semua kan baik-baik saja

Kamu cantik (cantik) meski tanpa bedak (tanpa bedak)
Rasakan ini senang di dadaku memilikimu (memilikimu)

Peluk aku, merdu ku dengar debar jantungmu
Oh tenang sayang semua kan baik-baik saja

Oh kita kan baik-baik saja
Kita kan baik-baik saja
Kita kan baik-baik saja

Lagu Untuk Matahari - Tulus

Patah karang semangat dengar mulut pedas berdebat
Yang hanya lihat salahmu
Gerah kadang pendengar dapat cibiran sang benar
Sinis mabukkan

Mereka tak sempurna, sama juga hanya denganmu
Jangan risaukan celahmu
Mungkin mereka bulan tapi ingat mereka matahari
Cahaya mereka darimu

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya

Mereka tak sempurna, sama juga hanya denganmu
Jangan risaukan celahmu
Mungkin mereka bulan tapi ingat mereka matahari
Cahaya mereka darimu

(buka hatimu) buka hatimu, dengar, biar senang beralasan
Kuatkan langkah jiwamu
Waspada yang cemburu, tak semua kutukan berlaku
Kuatlah langkah hatimu

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya

Buktikan sekarang, angkat penamu tulis
Bila gemar menulis
Buktikan sekarang, bergerak suaramu
Bila gemar bernyanyi

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu bukan hidupnya)

(menari bernyanyi, hidupmu
Bicara bersorak heiii, hidupmu)

Gajah - Tulus

Setidaknya punya tujuh puluh tahun
tak bisa melompat kumahir berenang
bahagia melihat kawan yang berenang
berkumpul bersama sampai ajal
besar dan berani berperi sendiri
yang aku hindari hanya semut kecil
otak ini cerdas kurakit bernafas
wajahmu tak akan pernah kulupa

Waktu kecil dulu mereka mengatakan
mereka panggilku gajah
kini ku beri tahu puji dalam olokan
mereka ingatku marah
jabat tanganku panggil aku gajah

Kau temanku kau doakan aku
punya otak cerdas aku harus sanggup
bila jatuh gajah lain membantu
tubuhmu disitu pasti rela jadi tamengku

Kecil kita tak tahu apa-apa
wajar terlalu cepat marah
kecil kita tak tahu apa-apa
yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik

Kau temanku kau doakan aku
punya otak cerdas aku harus sanggup
bila jatuh gajah lain membantu
tubuhmu disitu pasti rela jadi tamengku
kau temanku kau doakan aku
punya otak cerdas aku harus sanggup
bila jatuh gajah lain membantu
tubuhmu disitu pasti rela jadi tamengku

Tanggal Merah - Tulus

Satu hari hanya kamu dan dirimu
Menikmati tanah yang kau injak
Memandangi langit yang kau junjung

Berjalan terus berjalan kaki berjalan
Walau tanpa tujuan takkan tersesat
Ini waktumu dengan dirimu ayo bebaslah

Kikis cepat perlahan semua beban
Nanti kan datang lagi itu senyuman
Ini waktumu dengan dirimu berbahagialah

Berjalan terus berjalan kaki berjalan
Walau tanpa tujuan takkan tersesat
Ini waktumu dengan dirimu ayo bebaslah

Kikis cepat perlahan semua beban
Nanti kan datang lagi itu senyuman
Ini waktumu dengan dirimu berbahagialah

Bunga Tidur - Tulus

Bekas gincu di sudut bibir kiri
di depan cermin sabtu pagi
aku tak tahu milik siapa
cukup jauh dari mabuk rasanya
aku tak bermimpi
entahlah ini pertanda apa
sering malu karena sujud
hanya bila tertekan
duhai pria yang mengaku-ngaku dewasa
konon kabar membeku
didirikan kadang tak mampu
ini dia si jago pemandu

Bila kau pikir aku sekuat itu
dua empat tujuh aku bahagia
kau salah kawan kulindungi dendangan
ini musikku dia pagar jarak pandangmu

Mustahil tak bercelah
di depan cermin aku bicara dengan pantulanku
bunga tidur bisa membawamu terkubur
jauh dari sekedar akar hantui pikiran

Kadang aku jatuh cinta
kadang naik si pitam
kadang gelap malam
kadang semua tuli

Kau salah kawan kulindungi dendangan
ini musikku dia pagar jarak pandangmu
kau salah kawan kulindungi dendangan
ini musikku dia pagar jarak pandangmu

Selamaku melihat engkau senang
yang lainnya kusimpan sendiri

Sepatu - Tulus

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu

Bumerang - Tulus

Dia biarkan aku jatuh cinta
lalu dia pergi seenaknya
dihantui lagu tapi tak peduli
gegabah jadi alasannya

Pandangan yang takkan ku lupa
Lama sudah aku tak punya
Lalu dia pergi menunggu dipaksa
dirayu untuk bicara

Sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
Takku lihat lagi apa yang membutakan oh ragamu
Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
berbalik menyerangmu

Dia bilang telah salah langkah
Kekaguman keliur arah
Puisi dan Lagu yang sering aku tulis
hanya itu yang dia mau

Tapi hati
sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
tak ku lihat lagi apa yang membutakan ragamu

Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
berbalik menyerangmu

Tak ada maaf untuk dia
nanti aku kan membalasnya
dia harus tahu cinta ini benar
bukan hanya mahluk biasa
dia harus tahu cinta ini benar
bukan hanya mahluk biasa

Baru - Tulus

Tak perlu kau ajak aku bicara
tak akan pernahku mendengarnya
ini aku yang dulu bahkan tak dapat sebelah dengar dari telingamu
tak perlu bersolek berwangi bunga
tak akan mampu luluhkan hatiku
ini aku yang dulu bahkan tak dapat sebelah mata dari pandanganmu

Nikmatilah kejutanku
ini aku yang baru
Nikmatilah rasa itu
tak lagi dikuasamu

tak perlu gelitik aku tertawa
tak lagi kulihat ada yang lucu
ini aku yang dulu namanya terus jadi sisipan setiap leluconmu

Nikmatilah kejutanku
ini aku yang baru
Nikmatilah rasa itu
tak lagi dikuasamu

Nikmatilah kejutanku
Nikmatilah rasa itu
tak lagi dikuasamu

Dari dulu kamu tahu waktu aku demi kamu
Dulu lalu tinggal dulu inilah aku yang baru

Nikmatilah kejutanku
ini aku yang baru
Nikmatilah rasa itu
tak lagi dikuasamu

Nikmatilah kejutanku
Nikmatilah rasa itu
tak lagi dikuasamu

Wednesday, September 28, 2016

Teman Hidup - Tulus

Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Membawa sejuk, memanja rasa
Dia yang selalu ada untukku

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikmu

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya kan begitu

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja